TUz9TUYiBSO8GfCoGfd8TpO0BY==

Cara Daftar Nobar Piala Dunia 2026 Resmi dari TVRI, Simak Syarat, Kategori, dan Aturan FIFA

Cara daftar nobar Piala Dunia 2026 secara resmi. (Foto: Istimewa)

PACITANTERKINI.IDPiala Dunia 2026 resmi bergulir mulai 12 Juni hingga 20 Juli 2026. Ajang sepak bola terbesar di dunia ini diprediksi kembali menyedot perhatian jutaan penggemar, termasuk masyarakat Indonesia yang kerap menggelar acara nonton bareng (nobar) saat turnamen berlangsung.

Namun, kegiatan nobar tidak bisa dilakukan tanpa aturan. FIFA sebagai pemegang hak kompetisi menetapkan regulasi khusus terkait tayangan publik yang wajib dipatuhi oleh seluruh penyelenggara.

Di Indonesia, pelaksanaan aturan tersebut dikelola oleh TVRI sebagai pemegang hak siar resmi Piala Dunia 2026. Karena itu, siapa pun yang ingin mengadakan nobar di ruang publik, area komersial, restoran, kafe, maupun lokasi terbuka perlu mengurus perizinan sesuai ketentuan yang berlaku.

TVRI Membuka Pendaftaran Nobar Resmi Piala Dunia 2026

TVRI menyediakan layanan perizinan resmi bagi masyarakat melalui platform Bola Gembira. Fasilitas ini ditujukan untuk komunitas, lembaga, pelaku usaha, hingga masyarakat umum yang ingin menyelenggarakan nobar sesuai regulasi FIFA terkait public viewing.

Dengan memiliki lisensi resmi, penyelenggara memperoleh legalitas untuk menayangkan pertandingan kepada publik sekaligus mendapatkan perlindungan hukum selama kegiatan berlangsung.

Cara Mendaftar Izin Nobar Piala Dunia 2026

Proses pendaftaran dilakukan secara online melalui platform Bola Gembira yang disediakan TVRI. Berikut langkah-langkahnya:

  • Membuat akun di platform Bola Gembira.
  • Melakukan verifikasi menggunakan kode OTP yang dikirim melalui WhatsApp.
  • Memilih atau mendaftarkan lokasi penyelenggaraan nobar.
  • Mengisi seluruh data yang diminta dalam sistem.
  • Mengunduh lisensi resmi setelah proses selesai.
  • Memasang QR Code resmi di lokasi acara sebagai bukti legalitas.

Pendaftaran dapat dilakukan melalui situs resmi Bola Gembira yang telah disediakan TVRI.

Alasan Nobar Wajib Memiliki Izin Resmi

Menurut TVRI, seluruh kegiatan nobar yang digelar di luar lingkungan rumah pribadi wajib mengikuti ketentuan FIFA mengenai hak siar dan tayangan publik.

Aturan tersebut berlaku untuk berbagai lokasi yang menampilkan pertandingan kepada masyarakat, mulai dari kafe, restoran, pusat perbelanjaan, kawasan bisnis, lingkungan komunitas, hingga ruang terbuka publik.

Kebijakan ini diterapkan untuk menjaga kepatuhan terhadap hak siar dan hak kekayaan intelektual FIFA. Selain itu, lisensi resmi juga membantu memastikan kegiatan berlangsung sesuai aturan dan lebih tertib.

Tiga Kategori Nobar Piala Dunia 2026

TVRI membagi kegiatan nobar ke dalam tiga kategori utama berdasarkan karakteristik penyelenggaraannya.

Nobar non-komersial

Kategori ini ditujukan bagi usaha mikro dan kecil (UMK) maupun komunitas yang tidak melibatkan sponsor serta tidak memperoleh keuntungan ekonomi dari kegiatan yang digelar.

Nobar komersial

Kategori komersial mencakup acara yang melibatkan sponsor, promosi merek, penjualan tiket, aktivitas pemasaran, maupun bentuk monetisasi lainnya. Penyelenggara wajib memiliki lisensi resmi sebelum acara berlangsung.

Spesial non-komersial

Kategori ini berlaku untuk kegiatan non-komersial dengan jumlah penonton lebih dari 5.000 orang. Meskipun tidak bertujuan mencari keuntungan, penyelenggara tetap harus mengurus lisensi resmi.

Dokumen yang Perlu Disiapkan

Sebelum mengajukan izin, penyelenggara harus melengkapi sejumlah data dan dokumen pendukung, antara lain:

  • Identitas penyelenggara.
  • Lokasi dan denah acara.
  • Estimasi jumlah penonton.
  • Jadwal pertandingan yang akan ditayangkan.
  • Informasi sponsor dan aktivitas komersial.
  • Dokumen perizinan dari pemerintah daerah.
  • Sistem keamanan dan keselamatan acara.
  • Informasi penjualan tiket jika kegiatan berbayar.
  • Data kontak penanggung jawab kegiatan.

Kelengkapan dokumen menjadi syarat penting dalam proses penerbitan lisensi.

Aktivitas yang Dilarang Saat Nobar berlangsung

TVRI menegaskan bahwa penyelenggara hanya boleh menggunakan sumber siaran resmi yang memiliki hak penayangan.

Selain itu, terdapat sejumlah aktivitas yang tidak diperbolehkan, seperti:

  • Merekam ulang siaran pertandingan.
  • Menyiarkan kembali atau melakukan streaming ulang.
  • Menyebarluaskan tayangan tanpa izin.
  • Membuat dan mendistribusikan cuplikan pertandingan.
  • Menambahkan logo, identitas, atau elemen visual lain pada siaran resmi tanpa persetujuan.

Penyelenggara juga hanya diperbolehkan menayangkan pertandingan secara langsung. Penggunaan tayangan tunda untuk acara nobar tidak diperkenankan.

Aturan Tambahan untuk Nobar Komersial

Bagi penyelenggara yang menggelar kegiatan komersial, terdapat ketentuan tambahan yang harus dipenuhi.

Seluruh sponsor yang terlibat wajib mendapatkan persetujuan tertulis dari TVRI dan FIFA. Selain itu, penggunaan logo resmi FIFA, trofi, maskot, maupun identitas visual turnamen tidak boleh dilakukan tanpa izin resmi.

FIFA juga berhak menolak sponsor tertentu apabila dinilai bertentangan dengan kepentingan mitra komersial resmi turnamen.

Aspek Keamanan Menjadi Tanggung Jawab Penyelenggara

Selain mengantongi lisensi, penyelenggara nobar wajib memperoleh izin dari pemerintah daerah, kepolisian, pengelola lokasi, dan instansi terkait lainnya sesuai kebutuhan acara.

Mereka juga harus menyiapkan sistem keamanan yang memadai, termasuk pengaturan kerumunan, prosedur darurat, dan perlindungan keselamatan bagi seluruh peserta.

TVRI menegaskan bahwa seluruh risiko operasional selama kegiatan berlangsung menjadi tanggung jawab penyelenggara.

Pelanggaran terhadap ketentuan hak siar maupun penyelenggaraan nobar tanpa izin dapat menimbulkan konsekuensi hukum. TVRI memiliki kewenangan untuk mencabut lisensi dan menghentikan kegiatan apabila ditemukan pelanggaran terhadap regulasi yang berlaku.

Selain itu, penggunaan atribut resmi FIFA tanpa izin serta pelanggaran hak siar juga berpotensi berujung pada tuntutan hukum sesuai ketentuan yang berlaku.

Dengan tingginya antusiasme masyarakat terhadap Piala Dunia 2026, penyelenggara nobar di berbagai daerah diharapkan memahami seluruh prosedur perizinan dan mematuhi aturan yang telah ditetapkan agar kegiatan berlangsung aman, legal, dan terhindar dari sanksi.***

mix parlay

Ketik kata kunci lalu Enter

close