![]() |
| mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Universitas Hasanuddin (Unhas). (Foto: Istimewa) |
PACITANTERKINI.ID — Penggunaan gadget di kalangan anak sekolah dasar semakin menjadi perhatian di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital. Untuk membangun kebiasaan penggunaan teknologi yang lebih sehat, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Universitas Hasanuddin (Unhas) menggelar edukasi mengenai cara bijak menggunakan gadget kepada siswa sekolah dasar.
Kegiatan tersebut bertujuan memberikan pemahaman sejak dini kepada para siswa agar mampu memanfaatkan gadget secara positif, sekaligus menghindari dampak negatif akibat penggunaan perangkat digital yang tidak terkontrol.
Mahasiswa KKN-PK Unhas Berikan Literasi Digital Sejak Dini
Dalam kegiatan edukasi tersebut, mahasiswa KKN-PK Unhas mengajak siswa memahami bahwa gadget bukan hanya digunakan sebagai sarana hiburan, tetapi juga dapat menjadi alat pendukung pembelajaran apabila dimanfaatkan dengan tepat.
Para siswa diberikan pemahaman mengenai pentingnya mengatur waktu penggunaan gadget, memilih konten yang sesuai usia, serta tetap menjaga keseimbangan antara aktivitas digital dan kegiatan sehari-hari seperti belajar, bermain, serta berinteraksi dengan lingkungan sekitar.
Edukasi ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesadaran anak-anak terhadap pentingnya literasi digital. Dengan pemahaman yang baik, siswa diharapkan tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu menjadi pengguna yang cerdas dan bertanggung jawab.
Dorong Kebiasaan Digital Yang Lebih Sehat
Perkembangan teknologi membawa berbagai kemudahan bagi anak-anak, mulai dari akses informasi hingga mendukung proses belajar. Namun, penggunaan gadget secara berlebihan dapat memberikan dampak terhadap kebiasaan, kesehatan, maupun interaksi sosial anak apabila tidak mendapatkan pendampingan yang tepat.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN-PK Unhas berupaya memperkenalkan konsep penggunaan gadget sehat kepada siswa sekolah dasar. Pendekatan edukasi dilakukan agar anak-anak memahami bahwa teknologi perlu digunakan secara seimbang, bukan menjadi aktivitas utama sepanjang waktu.
Selain memberikan pengetahuan mengenai manfaat dan risiko gadget, kegiatan tersebut juga mendorong siswa untuk lebih aktif melakukan kegiatan di luar layar. Kebiasaan seperti membaca, berolahraga, bermain bersama teman, dan berkomunikasi secara langsung tetap menjadi bagian penting dalam perkembangan anak.
Pentingnya Peran Sekolah dan Orang Tua
Penggunaan gadget yang bijak tidak hanya menjadi tanggung jawab anak, tetapi juga membutuhkan dukungan dari lingkungan sekitar, terutama keluarga dan sekolah.
Pendampingan dari orang tua diperlukan agar anak memiliki batasan yang jelas dalam menggunakan perangkat digital. Sementara itu, sekolah dapat berperan melalui edukasi literasi digital yang membantu siswa memahami etika dan keamanan saat menggunakan teknologi.
Berbagai program edukasi penggunaan gadget sehat di lingkungan sekolah dasar juga menunjukkan bahwa pemahaman digital sejak dini dapat membantu membentuk perilaku anak dalam menggunakan teknologi secara lebih bertanggung jawab.
Melalui program KKN-PK tersebut, mahasiswa Unhas berharap siswa sekolah dasar mampu membangun kebiasaan digital yang positif. Gadget tetap dapat menjadi bagian dari kehidupan modern, selama digunakan dengan aturan yang tepat dan tetap mengutamakan keseimbangan antara dunia digital dan kehidupan nyata.***

